Inilah 7 Jenis-Jenis Cabe di Dunia yang Wajib Diketahui

Pecinta pedas pasti tidak akan pernah melewatkan bahan makanan yang satu ini. Apalagi kalau bukan cabai. Di Indonesia, cabai yang paling sering ditemui adalah cabai rawit dan cabai keriting.

Namun, tahukah Anda bahwa ternyata ada banyak sekali jenis-jenis cabe di dunia dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda? Tingkat kepedasan ini biasa disebut dengan SHU atau Scoville Heat Unit. Berikut adalah daftarnya.

Jenis-Jenis Cabai yang Ada di Dunia

  1. Trinidad Moruga Scorpion

Jenis cabai yang pertama adalah Trinidad Moruga Scorpion. Sekilas nama ini memang terlihat asing. Cabai ini berasal dari wilayah Moruga dan termasuk ke dalam jenis Capsicum Chinense. Karena memiliki kepedasan yang luar biasa, Anda tidak bisa memegang dan memakan cabai ini dengan tangan kosong, melainkan harus menggunakan sarung tangan.

  1. 7 Pot Douglah

Ciri yang paling menonjol dari cabai ini adalah ketika sudah matang warnanya menjadi cokelat. Cabai 7 pot douglah ini mempunyai tingkat kepedasan hingga 1,8 juta SHU. Asal cabai ini sama seperti yang pertama, yakni dari negara Trinidad dan Tobago. Nama Douglah di sini memiliki arti orang yang berasal dari ras campuran India dan Afrika.

  1. Pepper X

Berikutnya adalah cabai Pepper X. Di tahun 2020, cabai ini merupakan yang paling pedas di dunia dengan tingkat kepedasan 3,18 juta SHU. Cabai yang berasal dari Amerika ini adalah hasil rekayasa genetika yang dilakukan oleh Ed Currie.

Tidak seperti warna cabai buatan yang lain, Pepper X mempunyai kulit berwarna hijau kekuningan. Karena rasanya yang sangat pedas, orang tidak disarankan untuk memakannya langsung.

  1. Carolina Reaper

Cabai jenis ini pernah menjadi viral pada masanya ketika muncul tantangan memakan Carolina Reaper tanpa minum selama 1 menit. Akan tetapi, jika tidak terbiasa dengan rasa pedas, hal ini justru bisa merusak sistem pencernaan manusia.

Cabai yang berasal dari Amerika Serikat ini mempunyai tingkat kepedasan 2,2 juta SHU dan merupakan persilangan antara Red Habanero dan Ghost Pepper.

  1. Naga Viper

Mempunyai tingkat kepedasan hingga 1,3 juta SHU, cabai ini pernah tercatat di Guiness World of Record pada tahun 2011 dan menyandang sebagai cabai terpedas di dunia.

Cabai ini diciptakan oleh petani cabai asal Inggris yang bernama Gerald Fowler yang bekerja di perusahaan The Chili Pepper. Naga Viper merupakan persilangan antara 3 cabai, yakni Bhut Jolokia, Trinidad Moruga Scorpion, dan Naga Morich.

Baca juga : 5 Jenis-jenis Madu di Dunia Terbaik dan Paling Banyak Dicari, Lengkap Dengan Manfaatnya

  1. Ghost Pepper

Cabai Ghost Pepper menempati peringkat 9 cabai terpedas di dunia. Cabai ini dibudidayakan di kawasan Assam, India. Dengan berat rata-rata 6,5-8,9 gram, cabai ini memiliki tingkat kepedasan mencapai 1.041.427 SHU.

Ghost Pepper juga kerap disebut dengan nama Bhut Jolokia yang berarti Cabai Setan dalam bahasa India. Karena rasanya yang sangat pedas, Anda akan merasakan “kesetanan” ketika memakannya.

  1. Red Savina Habanero

Jenis cabai yang terakhir adalah Red Savina Habanero. Walaupun tingkat kepedasannya tidak setinggi jenis cabai yang lain, bukan berarti Anda bisa mengonsumsi cabai ini secara langsung.

Cabai ini pernah menyandang gelar cabai terpedas selama 13 tahun, yakni dari tahun 1994 sampai 2007. Satu fakta menarik dari cabai ini adalah pemerintah Amerika Serikat melindunginya secara resmi di bawah undang-undang varietas tanaman.

Itulah beberapa jenis cabai yang ada di dunia dengan tingkat kepedasannya masing-masing. Sebenarnya masih ada banyak sekali jenis cabai yang belum tersebutkan. Namun, daftar di atas adalah yang paling sering ditemui dan terkenal di negaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.